Sabtu, 17 Mei 2008

Luka Terulang yang Tak Sejalan

yakinlah bahwa kondisi pasti berubah seperti km yakin bahwa matahari akan terbit esok
bertahanlah,dan taklukkan waktu
cabut panah yg menghujam dadamu,sembuhkanlah,
jangan liat kebelkang,km begitu berharga



di setiap hitam warnai langitku
butiran air mengkristal terbendung di sudut mata,
atau ketika sepi menganiaya jiwa,
isakan tangis tak terhentikan,berjam jam,
melewati dingin dan sunyi yg tak perdulikanku
bertahan dalam luka yang kucabik sendiri
dunia merah jambuku menghitam seketika
aqu hidup dalam karya ketakutanku,
aq terpaksa menahan laju rinduku yang terlarang
aqu membodohi diri dengan melukai diri oleh motif luka yg tak berbeda dengan masa laluku


mtahariku tertutup awan hitam yg tak kunjung menghilang
dy tak tau
dy tak melihat
dy tak merasakan
tp aqu tak berubah
smakin pekat
tak memudar
dan berpura2 tertawa
AQU BERTAHAN KARENA AQU MENYAYAGINYA

2 Komentar:

Blogger Diaz Bela Yustisia mengatakan...

Oliv...
puisinya kren.,..
mana puisi pesenan yaz?
hhehe..

20 Mei 2008 pukul 22.05  
Blogger ggar'' mengatakan...

survive!!!
n_n

23 Mei 2008 pukul 06.17  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda